Selasa, 21 Juli 2009

Daftar Kode Bank

Yang mau transfer ATM antar bank berikut Kode Banknya, mengingat aku sendiri bingung kalo mau transfer he he ... semoga bermanfaat.

1. Bank BNI 009
2. Bank Mandiri 008
3. Bank BRI 002
4. Bank Danamon 011
5. Bank Permata 013
6. Bank Niaga 022
7. LippoBank 026
8. Bank NISP 028
9. Bank BII 016
10. Bank Bukopin 441
11. Bank Bumiputera 485
12. Bank Mega 426
13. Bank Panin 019
14. Bank Muamalat 147
15. Bank Syariah Mandiri 451
16. Bank Syariah Mega Indonesia 506
17. Bank UOB Buana 023
18. Bank Commonwealth 950
19. Bank Mayapada 097
20. ABN AMRO 052
21. Standard Chartered Bank 050
22. Bank DKI 111
23. Bank Jabar 110
24. Bank Riau 119
25. Bank Jatim 114
26. Bank Nagari 118
27. Bank Papua 132
28. Bank NTT 130
29. Bank BPD NTB 128
30. Bank Sulsel 126
31. Bank Sulut 127
32. Bank BPD Jambi 115
33. Bank Lampung 121
34. Bank BPD DIY112
35. Bank Sumut 117
36. Bank Maluku 131
37. Bank BPD Bali 129
38. Bank BPD Kaltim 124
39. Bank Kalsel122
40. Bank Sultra 135
41. Bank Bengkulu 133
42. Bank BPD Aceh 116
43. Bank Nusantara Parahyangan 145
44. Bank Mestika 151
45. Bank IFI 093
46. Bank Ina Perdana 513
47. Bank Agroniaga 494
48. Bank Saudara 212
49. Bank Eksekutif 558
50. Bank Arta Niaga Kencana 020
51. Bank Ganesha 161
52. Bank Mayora 553
53. Bank Artos Indonesia 542
54. BPR KS 558
55. Bank BPD Kalteng 125
56. Bank Swadesi 146
57. Bank Jateng 113
[ ... ]

Kamis, 16 Juli 2009

Bikin Masker

Pingin wajah bebas jerawat dan bersih selalu, bikin aja masker sendiri, murah meriah.
caranya mudah kok teman-teman, siapkan :

1. Beras yang sudah di rendam kurang lebih 2-3 jam
2. temulawak

caranya :

tumbuk beras sampai lembut, kemudian parut temulawak ambil airnya. trus campur dengan tepung beras tadi dan di bentuk bulat-bulat lalu di keringkan.

setelah kering simpas. kalo mau pakai ambil 2-3 butir masker kering campur dengan air, oleskan pada wajah Anda. Insya Allah jerawatnya pergi. Gunakan setiap minggu untuk perawatan wajah bersih dan sehat. Mudah kan? Selamat mencoba
[ ... ]

Obat-obat di sekitar kita

Di sekitar lingkungan kita ada banyak obat alami yang bisa dijadikan obat tanpa harus beli di apotik lho saudara. Diantara banyak obat-obat itu banyak yang ga tahu khasiatnya sehingga lebih memilih obat-obat kimia, padalah obat alami memiliki resiko yang lebih kecil dari obat kimia.

Jahe
Gunakan jahe untuk megatasi mual, saran dr.Mochtar Wijayakusuma, ahli herbal dari klinik Mochtar Wijayakusuma. Kandungan zingiberol dalam jahe berkhasiat untuk mencegah muntah dan meredakan rasa mual. Cara: Iris 5-10 gr jahe segar yang sudah dibersihkan, lalu rebus dengan 200 cc air hingga mendidih. Dinginkan sejenak sebelum diminum. Untuk mengatasi mual saat hamil, kita bisa meniriskan jahe yang sudah direbus tadi dan membekukan ramuan air jahe ke dalam freezer. Setelah menjadi “es jahe”, makanlah dengan cara diisap-isap. (Kompas)

Lidah Buaya
Atasi luka bakar dengan lidah buaya. Menurut dr.Mochtar Wijayakusuma, lidah buaya mengandung polisakanda dan alpaktin B yang bisa menyembuhkan luka bakar ringan dan mencegah infeksi. Cara: Jika kita terkena minyak panas saat menggoreng ikan, oleskan kulit yang luka dengan gel yang terdapat di dalam daun lidah buaya

MAdu
MAdu dapat mengatasi batuk,Cukup gunakan 1-2 sendok teh, sesuai kebutuhan. Tambahkan seduhan teh hangat dan perasan lemon untuk efek yang lebih bagus.
Selain melegakan tenggorokan, madu juga mengandung antioksidan.
Menurut hasil penelitian terbaru, madu juga bisa memiliki efek antibakteri, sehingga bisa menjadi alternatif terapi sinusitis.
Teteskan cairan madu ke secangkir air panas. Hirup uapnya. Ini berkhasiat untuk mengurangi keluhan hidung tersumbat sekaligus menghilangkan bakteri.
selain itu madu juga berguna untuk menguatkan janin dalam kandungan terutama menjelang kelahiran

Jagung Muda
jagung muda bisa juga dimanfaatkan sebagai obat alternatif menyembuhkan bintik-bintik bekas cacar atau bekas jerawat. Anda bisa membuat sendiri ramuannya.
Pilih jagung muda yang telah dikupas dan dibersihkan dari rambut-rambutnya,kemudian diparut।Ambil daun pepaya secukupnya dan tumbuk hingga halus। Campurkan parutan jagung muda dengan tumbukan daun pepaya. Aduk sampai rata.Oleskan campuran tadi pada bintik-bintik jerawat atau bekas-bekas cacar yang mengganggu. Oleskan setiap hari untuk mendapatkan hasil maksimal.

Lअबुसिं / Manisa
bisa diandalkan untuk menyembuhkan gangguan sariawan, panas dalam, serta menurunkan demam pada anak-anak। Selain itu, buah ini juga bersifat diuretik (peluruh air seni). Kandungan alkoloidnya bisa membuka pembuluh darah yang tersumbat.
Labu siam terdiri atas 90 persen air, 7,5 persen karbohidrat, 1 persen protein, 0,6 persen serat, 0,2 persen abu dan 0,1 persen lemak। Juga mengandung sekitar 20 mg kalsium, 25 mg fosfor, 100 mg kalium, 0,3 mg zat besi, 2 mg natrium, serta beberapa zat kimia yang berkhasiat obat।Daging buah labu siam mengandung vitamin A, B, C, niasin, dan sedikit albuminoid। Daunnya mengandung saponin, flafonoid, dan polifenol.
Menurut buku The Visual Food Encyclopedia, selain mengandung asam amino dan vitamin C, labu siam juga kaya serat. Karenanya, sayuran ini cocok dikonsumsi untuk mengatasi sembelit.Tidak hanya itu, serat tinggi dalam labu siam juga mampu mengurangi penyerapan kembali kolesterol jahat dalam usus, dan menghambat penyerapan lemak dari makanan, sehingga bisa menurunkan kadar gula dalam darah. Hasilnya, kondisi ini dapat mengurangi risiko hipertensi. Di samping itu, karena bersifat menyejukkan, labu siam kukus atau rebus juga dapat membantu proses penyembuhan sariawan.
[ ... ]

Rabu, 15 Juli 2009

Bersedekahlah Wanita

Oleh: Mochamad Bugi

Pernahkah Anda berdagang mendapat keuntungan sepuluh kali lipat? Alangkah bodohnya kita jika menolak mendapat keuntungan tujuh ratus kali lipat!
Keshahihan transaksi itu Rasulullah saw. sendiri yang menjamin. “Barangsiapa yang menafkahkan hartanya untuk membantu peperangan di jalan Allah, maka akan dilipatgandakan pahalanya menjadi tujuh ratus,” begitu kata Rasulullah saw. (Tirmidzi, hadits nomor 1625)

Karena itu tak datang kepada Rasulullah saw. seorang lelaki dengan membawa seekor untanya, seperti yang diceritakan Abu Mas’ud Al-Anshari r.a. Ia berkata, “Ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw. dengan menuntun seekor unta yang dilubangi hidungnya. Kemudian ia berkata, ‘Unta ini saya pergunakan untuk berperang di jalan Allah, wahai Rasulullah.’ Rasulullah saw. bersabda, ‘Kamu akan mendapatkan tujuh ratus unta semisal itu pada hari kiamat, semua dilubangi hidungnya.’” (Muslim, hadits nomor 3508)

Sungguh ini kabar gembira dari Rasulullah saw. Apa yang kita sedekahkan di jalan Allah, kita akan mendapat gantinya hal serupa tujuh ratus kali lipat. Jika kita wakafkan satu rumah untuk majelis taklim, Allah swt. akan mengembalikan 700 rumah kepada kita. Jika kita wakafkan sebuah mobil Kijang Inova, Allah swt. akan membalas dengan 700 mobil Kijang Inova semisal yang kita wakafkan.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menunbuhkan tujuh tangkai; pada setiap tangkai seratus butir. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 261)

Begitulah janji Allah kepada orang yang berinfak dengan niat yang ikhlas karena Allah swt. semata. Dan infaknya pun disalurkan kepada tempat yang benar, kepada orang-orang yang berhak. Rasulullah saw. mengajarkan perihal ini kepada para sahabatnya. Bahkan, kepada Bilal yang termasuk kalangan sahabat yang fakir secara finansial. “Wahai Bilal, berinfaklah! Jangan takut kekurangan dari Dzat yang mempunyai langit,” demikian sabda Rasulullah saw. (Shahih Al-Jami, hadits nomor 1612)

Jika Bilal yang miskin saja Rasulullah saw. menganjurkan berinfak, bagaimana dengan sahabat yang berpunya?

Anjuran berinfak bukan saja kepada kaum lelaki. Rasulullah saw. bahkan berwasiat khusus kepada kaum wanita. Saat bertemu dengan Asma’, Rasulullah saw. berkata, “Berinfaklah dan janganlah kamu menghitung-hitung hartamu, karena Allah juga akan menghitung-hitung rezeki-Nya untukmu. Dan janganlah engkau bakhil dengan hartamu, karena Allah juga akan bakhil kepadamu.” (Bukhari, hadits nomor 2420)

Pada kesempatan lain, saat usai shalat Idul Adha di sebuah tanah lapang, Rasulullah saw. berseru, “Wahai manusia, bersedekahlah kalian!” Kemudian beliau menuju ke tempat para wanita dan bersabda, “Wahai para wanita, bersedekahlah kalian semua, karena aku telah melihat banyak penghuni neraka adalah dari golongan kalian.”
Mereka berkata, “Ya Rasulullah, mengapa hal itu bisa terjadi?” Rasulullah saw. menjawab, “Karena kalian sering melaknat dan mengingkari pemberian suami. Aku tidak pernah melihat golongan yang lemah akal dan agamanya, namun dapat menghilangkan kejernihan akal seorang lelaki yang teguh selain dari kalian, wahai para wanita.”
Setelah mendengar anjuran itu, para wanita itu segera melepas anting-anting dan cincin mereka. Para shahabiyah itu bersegera menunaikan anjuran Rasulullah saw. Bersedekah.
Kemudian Rasulullah saw. pergi. Sesampai di rumah, datanglah Zainab, istri Abdullah bin Mas’ud. Ia meminta izin untuk bertemu. Salah seorang istri beliau pun berkata, “Wahai Rasulullah, ini ada Zainab.” Kemudian Rasulullah saw. bertanya, “Zainab siapa?” “Zainab istri Abdullah bin Mas’ud,” jawab istri beliau. Rasulullah saw. berkata, “Izinkan ia masuk.”
Setelah masuk, Zainab berkata, “Wahai Nabi Allah, hari ini Engkau telah menyuruh kami untuk bersedekah, dan aku mempunyai perhiasan yang ingin aku sedekahkan, namun Ibnu Mas’ud beranggapan bahwa ia dan anak-anaknya yang lebih berhak menerima sedekahku.” Rasulullah saw. bersabda, “Ibnu Mas’ud benar. Suamimu dan anak-anakmu adalah orang-orang yang paling berhak menerima sedekahmu.” (Tirmidzi, hadits nomor 664)
Begitulah para wanita di zaman Rasululllah saw. Mereka selalu bersegera jika melihat peluang untuk beramal dan berbuat kebajikan. Tidak berpikir dua kali. Sungguh beda dengan kita. Meski setiap hari melihat korban bencana di televisi dan membaca berita bayi-bayi menderita busung lapar di koran, semua itu tidak menggerakkan tangan kita untuk mengulurkan bantuan. Masih asyik dengan hobi kita bershopping ria ke mall-mall.
[ ... ]

Astronom : Yesus Lahir Bulan Juni

Seorang astronom Australia, Yesus Kristus bukan lahir pada tanggal 25 Desember, seperti yang dirayakan sekarang. Tapi 17 Juni

Hidayatullah.com—Astronom Australia, David Reneke memprediksi kelahiran Yesus Kristus bukan jatuh pada tanggal 25 Desember, seperti yang dirayakan umat Kristiani sedunia seperti sekarang ini.
Seperti dilansir Telegraph, Kamis lalu, Reneke mengungkapkan jika ditilik dari peristiwa 'bintang terang natal' di Betlehem 2000 tahun silam, seharusnya Natal jatuh pada tanggal 17 Juni. Bintang terang natal itulah yang dikisahkan dalam tradisi Kristiani menuntun tiga orang majus pada bayi Yesus Kristus untuk mempersembahkan, mur emas, dan kemenyan.

Penelitian yang dilakukan oleh astronom mengasumsikan, bintang terang natal atau lebih dikenal bintang Betlehem yang terlihat di langit, merupakan kombinasi planet Venus dan Jupiter. Ketika itu, kedua planet berada pada posisi terdekat dan menjadikannya lebih bersinar terang dari biasanya.

Dave Reneke menggunakan sebuah program komputer yang sangat kompleks dan rumit untuk memastikan posisi langit pada malam kelahiran Yesus di Betlehem 2000 tahun silam. Reneke mengakui, kondisi astronomi di malam kelahiran Yesus dinilai sangat spektakuler dalam bidang astronomi.

"Kami memang memiliki software yang dapat memetakan ulang kondisi langit malam hari di setiap waktu hingga beberapa ribu tahun silam, dan kami menggunakannya untuk melihat kembali ke waktu kelahiran Yesus," kata Reneke, yang juga seorang pengajar ilmu astronomi dan editor majalah Sky and Space.

Reneke juga mengungkapkan, Venus dan Jupiter berada sangat dekat di sekira tahun dua sebelum masehi. Kondisi itulah yang menghadirkan 'bintang Betlehem' menjadi terlihat sangat terang.
Selain pengamatan astronomi, Reneke dan timnya juga melakukan penelusuran menggunakan injil Matius. Kisah kelahiran Yesus menurut injil Matius dijadikan sebagai referensi untuk mengetahui peristiwa Natal.

Jika penelitian itu dapat dipertanggungjawabkan, maka dengan demikian Yesus berzodiak Gemini, dan bukan Capricornus seperti yang selama ini diyakini.
Kendati demikian, Reneke mengatakan, bintang tersebut tidak pasti 'bintang Betlehem' tapi setidaknya dapat menjadi penjelasan kuat mengenai itu karena tidak ada penjelasan sebelumnya yang mengungkapkan hal itu.

"Tak ada penjelasan yang pasti dan mendekati mengenai kejadian itu, dan ini adalah penjelasan mengenai tanda bintang yang digunakan tiga orang majus," katanya.

Selain itu, Reneke mengatakan ia dan timnya tidak mencoba untuk menghina suatu agama. Tapi, penelitian itu dapat menunjukkan memang ada obyek bercahaya terang 2000 tahun silam.

"Meskipun kita sering mempertentangan ilmu dan agama yang sering mengecewakan orang. Tapi dalam kasus ini, saya kira justru dapat memperkuat keimanan dan keyakinan seseorang," kata Reneke.
Sebagaimana diketahui, dari sudut sejarah tak ada tanggal paling pasti tentang kelahiran Yesus, namun perayaan Natal per 25 Desember sudah menjadi tradisi Kristen berabad-abad. Andaikan temuan ini benar, boleh jadi akan ada perubahan besar dalam perayaan Hari Natal.

Friday, 12 December 2008 19:50
Hidayatullah.com
[ ... ]

Bayi Tabung Haramkah?

Inseminasi Buatan ( Bayi Tabung ) merupakan salah satu masalah kontemporer dan aktual yang masih banyak dipertanyakan status hukumnya, sehingga perlu ada penjelasan secukupnya.

Bayi tabung ini mencuat ke permukaan karena adanya keinginan dari banyak pasangan suami istri karena satu hal dan yang lainnya yang tidak bisa mempunyai keturunan, sedang mereka sangat merindukannya, dan bayi tabung ini adalah salah satu alternatif yang bisa ditempuh untuk mewujdkan impian mereka tersebut.

Enseminasi buatan adalah: proses yang dilakukan oleh para dokter untuk menggabungkan antara sperma dengan sel telur, seperti dengan cara menaruh keduanya di dalam sebuah tabung, karena rahim yang dimiliki seorang perempuan tidak bisa berfungsi sebagaimana biasanya. ( DR. Husen Muhammad Al Malah, Al Fatwa, Nasyatuha wa Tathowuruha, Ushuluha wa Tadhbiqatuha, Beirut, Al Maktabah Al Ahriyah, 2001, 2/ 868 )

Yang perlu diperhatikan terlebih dahulu bagi yang ingin mempunyai anak lewat bayi tabung, bahwa cara ini tidak boleh ditempuh kecuali dalam keadaan darurat, yaitu ketika salah satu atau kedua suami istri telah divonis tidak bisa mempunyai keturunan secara normal. ( Ali bin Nayif As Syahud, Al Fatwa Al Mu'ashirah fi al Hayah Az Zaujiyah : 10/ 301 )

Menurut sejumlah ahli, inseminasi buatan atau bayi tabung secara garis besar dibagi menjadi dua menurut al-Majma' al-Fiqhi al- Islami ( Rabitahoh a l'Alam al Islami ) , Daurah ke 7, tanggal 11-16 Rabi ul Akhir 1404, dan Daurah ke-8 di Mekkah, tanggal 28 Rabi' ul Awal – 7 Jumadal Ula 1405 / 19-27 Januari 1985
Pertama : Pembuahan di dalam rahim.
Bagian pertama ini dilakukan dengan dua cara :
Cara pertama : Sel sperma laki-laki diambil, kemudian disuntikan pada tempat yang sesuai dalam rahim sang istri sehingga sel sperma tersebut akan bertemu dengan sel telur istri kemudian terjadi pembuahan yang akan menyebabkan kehamilan. Cara seperti ini dibolehkan oleh Syari'ah, karena tidak terjadi pencampuran nasab dan ini seperti kehamilan dari hubungan seks antara suami dan istri.
Cara kedua : Sperma seorang laki-laki diambil, kemudian disuntikan pada rahim istri orang lain, atau wanita lain, sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Cara seperti ini hukum haram, karena akan terjadi percampuran nasab. Kasus ini serupa dengan adanya seorang laki-laki yang berzina dengan wanita lain yang menyebabkan wanita tersebut hamil.
Kedua : Pembuahan di luar rahim.
Bagian kedua ini dilakukan dengan lima cara :
Cara pertama : Sel sperma suami dan sel telur istrinya diambil dan dikumpulkan dalam sebuah tabung agar terjadi pembuahan. Setelah dirasa cukup, maka hasil pembuahan tadi dipindahkan ke dalam rahim istrinya yang memiliki sel telur tersebut Hasil pembuahan tadi akan berkembang di dalam rahim istri tersebut, sebagaimana orang yang hamil kemudian melahirkan ana yang dikandungnya. Bayi tabung dengan proses seperti di atas hukumnya boleh, karena tidak ada percampuran nasab. ( Dar al Ifta' al Misriyah, Fatawa Islamiyah : 9/ 3213-3228 )
Cara kedua : Sel sperma seorang laki-laki dicampur dengan sel telur seorang wanita yang bukan istrinya ke dalam satu tabung dengan tujuan terjadinya pembuahan. Setelah itu, hasil pembuahan tadi dimasukkan ke dalam rahim istri laki-laki tadi. Bayi tabung dengan cara seperti ini jelas diharamkan dalam Islam, karena akan menyebabkan tercampurnya nasab.
Cara ketiga : Sel sperma seorang laki-laki dicampur dengan sel telur seorang wanita yang bukan istrinya ke dalam satu tabung dengan tujuan terjadinya pembuahan. Setelah itu, hasil pembuahan tadi dimasukkan ke dalam rahim wanita yang sudah berkeluarga. Ini biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri yang tidak mempunyai anak, tetapi rahimnya masih bia berfungsi. Bayi tabung dengan proses seperti ini jelas dilarang dalam Islam.
Cara keempat : Sel sperma suami dan sel telur istrinya diambil dan dikumpulkan dalam sebuah tabung agar terjadi pembuahan. Setelah dirasa cukup, maka hasil pembuahan tadi dipindahkan ke dalam rahim seorang wanita lain. Ini jelas hukumnya haram. Sebagian orang menamakannya " Menyewa Rahim ".
Cara kelima : Sperma suami dan sel telur istrinya yang pertama diambil dan dikumpulkan dalam sebuah tabung agar terjadi pembuahan. Setelah dirasa cukup, maka hasil pembuahan tadi dipindahkan ke dalam rahim istri kedua dari laki-laki pemilik sperma tersebut. Walaupun istrinya pertama yang mempunyai sel telur telah rela dengan hal tersebut, tetap saja bayi tabung dengan proses semacam ini haram, ( Majma' al Fiqh Al Islami, Munadhomah al Mu'tamar al Islami, Mu'tamar ke-3 di Amman tanggal 8-13 Shofar 1407 – Majalah Majma' al Fiqh al Islami, edisi : 3 : 1/515-516 ) hal itu dikarenakan tiga hal :
  • Karena bisa saja istri kedua yang dititipi sel telur yang sudah dibuahi tersebut hamil dari hasil hubungan seks dengan suaminya, sehingga bisa dimungkinkan bayi yang ada di dalam kandungannya kembar, dan ketika keduanya lahir tidak bisa dibedakan antara keduanya, tentunya ini akan menyebabkan percampuran nasab yang dilarang dalam Islam.
  • Seandainya tidak terjadi bayi kembar, tetapi bisa saja sel telur dari istri pertama mati di dalam rahim istri yang kedua, dan pada saat yang sama istri kedua tersebut hamil dari hubungan seks dengan suaminya, sehingga ketika lahir, bayi tersebut tidak diketahui apakah dari istri yang pertama atau istri kedua.
  • Anggap saja kita mengetahui bahwa sel telur dari istri pertama yang sudah dibuahi tadi menjadi bayi dan lahir dari rahim istri kedua, maka masih saja hal tersebut meninggalkan problem, yaitu siapakah sebenarnya ibu dari bayi tersebut, yang mempunyai sel telur yang sudah dibuahi ataukah yang melahirkannya ? Tentunya pertanyaan ini membutuhkan jawaban. Dalam hal ini Allah swt berfirman : " Ibu-ibu mereka tidaklah lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka " ( Qs Al Mujadilah : 2 )
    Kalau kita mengikuti bunyi ayat di atas secara lahir, maka kita akan mengatakan bahwa ibu dari anak yang lahir tersebut adalah istri kedua dari laki-laki tersebut, walaupun pada hakekatnya sel telurnya berasal dari istrinya yang pertama.

Dari ketiga alasan di atas, bisa disimpulkan bahwa proses pembuatan bayi tabung yang sel telurnya berasal dari istri pertama dan dikembangkan dalam rahim istri kedua, hukumnya tetap haram karena akan menyebakan percampuran nasab sebagaimana yang dijelaskan di atas.

Perlu menjadi catatan di sini bahwa bayi tabung telah berkembang pesat di Barat, tetapi bukan untuk mencari jalan keluar bagi pasangan suami istri yang tidak bisa mempunyai anak secara normal, tetapi mereka mengembangkannya untuk proyek-proyek maksiat yang diharamkan di dalam Islam, bahkan mereka benar-benar telah menghidupkan kembali pernikahan yang pernah dilakukan orang-orang jahiliyah Arab sebelum kedatangan Islam, yaitu para suami menyuruh para istri untuk datang kepada orang-orang yang mereka anggap cerdas dan pintar atau pemberani agar mereka mau menggauli para istri tersebut dengan tujuan anak mereka ikut menjadi cerdas dan pemberani. Hal sama telah dilakukan di Amerika dimana mereka mengumpulkan sperma orang-orang pintar dalam bank sperma, kemudian dijual kepada siapa yang menginginkan anaknya pintar dengan cara enseminasi buatan dan bayi tabung. ( DR. Muhammad Ali Bar, At Talqih As Sina'i wa Athfal Al Anabib dalam Majalah al-Majma' al-Fiqh al- Islami, edisi 2 : 1/ 269 )

Mudah-mudahan umat Islam dijauhkan dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan memilih cara enseminasi buatan ini hanya dalam keadaan sangat darurat, itupun pada bagianyang dibolehkan saja sebagaimana yang telah diterangkan di atas. Wallahu A'lam. [Dr. Ahmad Zain An Najah]

[ ... ]

Kamis, 09 Juli 2009

Jadwal MotoGP 2009

1. GP Qatar --12 April 09--Sirkuit Losail (Evening Race) =03.00WIB
2. GP Jepang --6 April 09--Sirkuit Motegi =12.00WIB

3. GP Spayol--3 Mei 09 --Sirkuit Jerez=19.00WIB

4. GP Francis--17 Mei 09--Sirkuti Le Mans=19.00WIB

5. GP Italy --1 Mei 09--Sirkuit Mugello=19.00WIB

6. GP Catalunya--14 Juni 09--Sirkuit Catalunya19.00WIB

7. GP Belanda--27 Juni 09--Sirkuit Assen=19.00WIB

8. GP USA--5 Juli 09--Sirkuit Laguna Seca (hanya kelas MotoGP)=04.00WIB

9. GP Jerman--19 Juli 09--Sirkuit Sachsenring=19.00WIB

10. GP Inggris--26 Juli 09--Sirkuit Donington Park=21.30WIB

11. GP Ceko--16 Augustus 09--Sirkuit Brno=19.00WIB

12. GP Indianapolis--30 Augustus 09--Sirkuit Indianapolis=02.00WIB

13. GP San Marino--06 September 09--Sirkuit Misano=19.00WIB

14. GP Hungaria (New)--20 September 09--Sirkuit Balaton=19.00WIB

15. GP Portugal--4 Oktober 09--Sirkuit Estoril=20.30WIB

16. GP Australia--18 Oktober 09--Sirkuit Phillip Island=12.00WIB

17. GP Malaysia--25 Oktober 09--Sirkuit Sepang=14.00WIB

18. GP Valencia--8 November 09--Sirkuit Ricardo Tormo=20.00WIB
[ ... ]
 

©2009 princess lathifa | by TNB