Selasa, 30 Juni 2009

Lemak Perut

Hampir semua orang suka membicarakan soal lemak yang satu ini: lemak perut! Keberadaannya di tempat tersebut memang sangat tidak indah dilihat sehingga para wanita berjuang untuk mengenyahkannya dengan cara apa pun. Untungnya, semakin banyak informasi yang diketahui soal lemak di perut, akan semakin mudah bagi kita untuk menyingkirkannya.

Semua lemak tidak sama.

Kelebihan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita disimpan ke dalam dua tempat; yaitu di bawah kulit (subcutaneous fat) untuk jangka panjang, dan di bagian perut (visceral fat) untuk jangka pendek. Visceral fat disebut juga lemak omental yaitu lemak pada omentum, sepotong jaringan yang menempel pada perut tepatnya di bawah otot abdominal.

Lemak yang tidak terlihat adalah yang paling berbahaya.

Waspadai lemak yang tidak terlihat. Terlalu banyak lemak yang tersembunyi di dalam tubuh dapat menimbulkan masalah besar seperti meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida, gula dan tekanan darah yang tinggi, resistensi insulin dan peradangan yang tak kunjung sembuh. Semua masalah tersebut dapat menyebabkan beragam penyakit seperti demensia (penurunan daya ingat), kanker, penyakit hati, dan diabetes.

Stres membuat Anda gemuk.

Stres tidak hanya membuat Anda ingin makan es krim, tetapi juga memicu terlepasnya kortisol (hormon stres) yang menyebabkan Anda mudah lapar. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk mengurangi stres.

Waspadai apa yang Anda makan.

Mengonsumsi makanan berlemak tanpa menghitung asupan dan jenis lemak yang dimakan dapat menyebabkan lemak perut menumpuk lebih banyak. Perhatikan apa yang Anda konsumsi sekarang juga karena lemak tak jenuh tak hanya buruk bagi bentuk pinggang, tetapi juga bagi pembuluh darah Anda.


Mengurangi lemak perut tidaklah sulit.

Jika Anda tidak kelebihan berat badan, tetapi masih memiliki kelebihan ukuran di pinggang, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah dengan berjalan kaki. Menyediakan waktu 30 menit setiap hari dapat mencegah sel-sel lemak berkembang lebih banyak.


Gandum dapat mengusir lemak perut.

Jika Anda dan seorang teman sedang melakukan diet bersama, dengan cara Anda mengonsumsi gandum, sementara teman mengonsumsi nasi, Anda berdua mungkin akan kehilangan jumlah bobot yang sama. Perbedaannya, perut Anda akan terlihat lebih ramping!

[ ... ]

Jumat, 19 Juni 2009

Senam Kegels

Senam Kegels ditemukan oleh dokter spesialis kandungan bernama dr Kegels, sekitar tahun 1942. Dr. KEgels meneliti pasiennya yang kebanyakan mengeluhkan tidak bisa menahan pipisnya selama hamil, sehingga beliau mencoba untuk melatih senam ini pada pasiennya,. dan terakhir di ketahui senam ini juga baik untuk mengembalikan kelenturan otot-otot vagina setelah persalinan serta baik untuk menambah kenikmatan hubungan suami istri. inti senam ini adalah : melatih otot di organ vital agar dapat merasakan orgasme yang lebih memuaskan. Namun, bagaimana sebenarnya cara melakukan senam ini? berikut kutipan artikel dari harian Kompas :

Kegels membentuk dan menguatkan otot-otot pubococcygeal (PC)—tiga set otot yang menggerakkan punggung hingga ke tulang kemaluan, mengelilingi pembukaan vagian dan rektum (bagian usus besar yang berakhir di dubur). "Selama orgasme, otot-otot ini berkontraksi secara ritmis. Jika otot ini semakin kuat, sensasinya pun semakin intens," ujar urogynecologist Hilary Cholhan, M D, Direktur Rochester Regional Continence Center di Rochester, NY. Selain itu, otot PC wanita yang kuat dapat mencengkeram penis pasangannya dan dengan sendirinya meningkatkan sensasi pasangan dengan mengontraksi dan melepas otot-otot PC ini.

Ingin tahu di mana letak otot-otot ini? Temukan dengan cara menahan air seni saat Anda sedang berada di kamar mandi. Namun, jangan melakukan kegels secara rutin saat Anda memang sedang ingin buang air atau kantong kemih penuh dengan air seni karena hal ini justru akan melemahkan otot-otot PC. Anda juga dapat menemukan otot-otot PC dengan menyelipkan sebuah jari ke dalam vagina, lalu coba tekan jari Anda. Pastikan Anda tidak meregangkan otot paha, bokong, atau anus. Lalu lakukan latihan ini:

The Basic Kegel: Dengan perlahan kontraksikan otot-otot Anda, tarik ke dalam dan ke atas. Tahan dalam tiga hitungan, lalu perlahan lepaskan selama tiga detik. Ulangi lagi sebanyak Anda bisa, 25 atau 30 kali selama tiga detik.

Flutter Kegels: Remas dan lepaskan otot PC dengan cepat dalam gerakan berdenyut. Sebagai awal, usahakan agar denyutannya konsisten. Hal ini bisa berhasil jika Anda sering berlatih. Lakukan 25-30 denyutan.

The Kegel Push-Out: Setelah melepaskan kontraksi, dorong ke bawah dan keluar secara halus otot-otot PC. Ciptakan sekuens kegel yang mengombinasikan pengulangan panjang dan pendek dengan dorongan keluar (seperti saat ingin buang air besar, namun menggunakan otot PC). Contohnya 10 kontraksi pendek, 10 kontraksi panjang, dan 5 dorongan keluar.

Elevator Kegels: Bayangkan vagina sebagai poros lift, dengan motor lift pada bagian pembukaan vagina. Kencangkan otot-otot sedikit demi sedikit seolah Anda sedang menaikkan lift, berhenti di puncaknya, lalu menurunkannya lagi. Ulangi 10 kali.
Agar otot-otot PC dapat betul-betul bekerja, lakukan kegels dalam berbagai posisi, seperti saat berdiri, duduk, berbaring, atau berlutut, dua atau tiga kali sehari. Jika Anda melakukannya secara rutin, Anda akan merasakan perbedaannya dalam 8-12 minggu

Cara Melakukan Senam Kegel

  • Mulailah dengan mengencangkan otot panggul Anda selama lima detik, kendurkan lima detik, lalu kencangkan lagi. Lakukan 10 kali berturut-turut, tiga kali sehari. Anda bisa melakukannya sambil bekerja di kantor, menonton TV atau membaca majalah. Fokuskan pada bagian otot panggul di sekitar vagina dan anus saja, jangan sampai otot perut, paha atau pantat ikut tertarik.
  • Bernafaslah seperti biasa, jangan menahan nafas.
    Bila Anda sudah terbiasa dengan latihan di atas, lakukan pengencangan dan pengendoran otot panggul secepat mungkin 10 sampai 20 kali berturut-turut. Ulangi sampai 10 kali sehari.
  • Anda bisa juga mencoba ‘teknik elevator’. Kencangkan otot panggul, lalu secara bertahap lepaskan seperti lift yang turun dari lantai empat dan berhenti di setiap lantai. Ulangi sampai 10 kali sehari

Kompas, Senin, 25 Mei 2009 11:49 WIB


[ ... ]

MAKANAN BAYI

*Susu Formula(ASI)

Jika Anda mengkombinasikan ASI dengan susu formula, sebaiknya pilih susu formula yang komposisinya paling mirip ASI. Mintalah petunjuk dokter. Begitu pun cara meramu formula dan berapa banyak formula yang akan diberikan pada bayi Anda.

Sampai usia 3-4 bulan, susu formula diberikan 5-6 kali 180 ml atau tergantung kebutuhan bayi dan diberikan tiap 2 atau 3 jam. Tapi penjadwalan ini hendaknya tak bersifat kaku. Jika sebelum tiba waktunya minum susu, si kecil sudah menangis karena lapar, Anda dapat saja menyusuinya. Hanya perlu diingat, bayi menangis tak selalu berarti lapar. Jika Anda sudah mencoba berbagai usaha untuk menenangkannya dan ia masih tetap menangis, boleh jadi ia memang benar-benar lapar.

Mulai usia 6 bulan, bayi perlu tambahan susu lanjutan. Diberikan 2 kali 180-200 ml, karena ia sudah mulai mendapatkan makanan setengah padat (nasi tim disaring). Sekali lagi, jadwal ini tak bersifat kaku. Begitu pun takarannya. Yang paling baik, sesuaikan dengan kebutuhan bayi Anda.

Jangan paksa si kecil menghabiskan susunya. Jika Anda melihat ia baru minum separuh dari jumlah yang biasanya ia minum, tak apa-apa. Seorang bayi yang sehat tahu kapan ia harus berhenti. Pemaksaan hanya membuatnya menangis dan bukan tak mungkin ia akhirnya jadi muntah karena perutnya terlalu penuh.

Periksa selalu tanggal kadaluwarsa dari susu formula. Periksa pula kemasan/kalengnya. Jika penyok, bocor atau mengalami kerusakan lainnya, jangan digunakan. Susu formula yang tersisa (tak habis diminum) sebaiknya dibuang karena merupakan tempat berkembang biaknya bakteri.

*Buah-buahan(ASI)

Buah-buahan merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat. Sejak usia 3 bulan, bayi boleh diberikan buah-buahan seperti jeruk, pepaya, pisang, dan tomat. Buatlah dalam bentuk jus. Khusus tomat, rebus lebih dulu setelah dicuci bersih, lalu disaring untuk diambil airnya.

Buah-buahan lain seperti melon, alpukat, semangka, pir, dan lainnya dapat diberikan mulai usia 6 bulan. Tapi jangan beri buah-buahan yang bergetah dan yang dapat menimbulkan diare seperti sawo, nenas, durian, mangga.

Pada tahap awal beri kira-kira 30-50 ml air buah sebagai pengenalan dan untuk melihat reaksi yang timbul. Jika setelah minum air jeruk, misalnya, si kecil lalu mencret, ganti dengan buah lain pada pemberian berikutnya. Ingatlah untuk selalu mencuci bersih setiap buah sebelum diberikan pada bayi.

Makanan Padat

Pemberian makanan padat biasanya dimulai usia 4-5 bulan. Makanan padat pertama yang diperkenalkan harus dalam bentuk lunak sehingga mudah dicerna bayi, biasanya berupa bubur susu. Bubur ini dibuat dari tepung serelia seperti beras, maizena, terigu atau havermout, ditambah susu dan gula. Anda dapat membuatnya sendiri atau membeli bubur susu instan yang sekarang banyak beredar di pasaran dalam aneka rasa. Jangan pernah lupa memeriksa tanggal kadaluarsanya.

Makanan padat berikutnya nasi tim, terdiri dari bubur beras ditambah daging/ikan/ayam/hati dan sayuran seperti wortel dan bayam. Mulai diperkenalkan pada usia 6 bulan, tapi nasi tim ini harus diblender dulu atau diulek hingga halus di atas saringan, sebelum diberikan pada bayi. Setelah bayi usia 10 bulan baru, nasi tim tak perlu dihaluskan lagi.

*Makanan Selingan

Biskuit (yang dibuat khusus untuk bayi) bisa diberikan mulai usia 4 bulan. Pemberiannya bisa dicampur air matang atau susu. Jika bayi sudah dapat duduk, akan lebih baik pemberian dalam bentuk kepingan. Ini baik agar bayi melatih keterampilan jari-jemari tangannya (motorik halus).

Setelah usia 6 bulan, si kecil boleh diberi makanan lain seperti roti, agar-agar, puding, bubur kacang ijo, dan lainnya. Bahkan coklat dan es krim. Untuk yang disebut terakhir, Anda perlu hati-hati, terutama jika si kecil punya alergi.
Memberi Makan Bayi Dengan Aman
  • Cuci bersih semua buah/sayur sebelum diolah.
  • Bila Anda mencicipi selama menyiapkan makanan, gunakan sendok yang bersih atau cuci sendok tiap kali Anda mencicipi.
  • Gunakan semua peralatan makan/minum yang sudah disterilkan.
  • Selalu cuci tangan Anda dengan air dan sabun sebelum Anda memberi makan bayi.
  • Jika Anda membersihkan hidung atau menyentuh bagian-bagian tubuh Anda atau benda-benda lain selama pemberian makan, cuci lagi tangan Anda.
  • Jika ada luka terbuka di tangan Anda, tutupi luka itu dengan plester pelindung sebelum Anda memberi makan bayi.
  • Basuh botol dan dot segera setelah digunakan agar pembersihan menjadi lebih mudah.
  • Cuci bersih semua peralatan makan bayi di bawah aliran air setelah bayi selesai makan.
  • Jangan menyimpan sisa makanan untuk dimakan di waktu selanjutnya, karena enzim dan bakteri yang berasal dari ludah bayi akan mulai "mencerna" makanan itu, mengubahnya menjadi berair, dan cepat menjadi busuk.
  • Buang sari buah atau buah-buahan yang tak digunakan dalam waktu 3 hari, dan makanan lain yang tak digunakan dalam waktu 2 hari.
  • Semua perlengkapan makan/minum susu yang baru harus direbus sebelum digunakan untuk pertama kalinya.
[ ... ]
 

©2009 princess lathifa | by TNB